Rita Widyasari Srikandi "Bena Benua Etam"

Oleh: Benny Kumbang (Editor) - 03 November 2014 | telah dibaca 4781 kali
Naskah: Sahrudi, Foto: Fikar Azmy & Dok. Pribadi/Dok. Humas Pemkab Kutai Kartanegara

Kecerdasan dan kemauannya berjuang untuk rakyat, adalah alasan utama masyarakat Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur memilih Rita Widyasari sebagai pemimpin mereka. Tak salah pilihan mereka, karena dalam kurun waktu kurang dari 5 tahun kepemimpinannya, perempuan yang akrab disapa Bunda RW ini sudah memberikan banyak kemajuan bagi Kutai Kartanegara sebagai kota modern yang mampu menyejahterakan rakyatnya
di berbagai bidang.


Karakternya sebagai seorang pemimpin sudah terbentuk saat ia duduk di bangku SMP. Ketika itu, ia sudah aktif berorganisasi dengan mengurus lembaga Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) maupun Badan Perwakilan Kelas. “Posisi saya pernah menjadi ketua dan wakil ketua,” kenang Rita, saat disambangi Men’s Obsession, beberapa hari setelah ia pulang beribadah haji. Beberapa kali ia terbatuk dan meneguk air putih. “Katanya kalau pergi haji pulangnya tidak batuk tidak afdol... hehehe,” candanya sembari kembali menyeruput minuman mineral.

Kembali kepada ‘takdir’ nya sebagai pengurus organisasi sekolah, rupanya terus berlanjut hingga SMA. Selepas kuliahpun, kegandrungannya berorganisasi tak berhenti. Ia memasuki dunia politik dan kepemudaan dengan bergabung di Partai Golkar dan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI). Sempat menduduki posisi sebagai Wakil Sekretaris DPD Partai Golkar Kabupaten dan Wakil Bendahara KNPI.

Selain ingin menambah wawasan, tujuan Rita berorganisasi ketika itu adalah untuk menambah teman. Apalagi dia saat itu tinggal di Jakarta dan jauh dari tanah kelahirannya. “Karena saya suka berkumpul dan mencari teman, waktu itu kan saya lama di Jawa dan tidak mempunyai teman, saya ingin punya banyak teman, kalau teman-teman pada berorganisasi, saya mau ikut mereka,” ujarnya dengan mata menerawang seakan mengingat masa remajanya dulu.