Obsession Awards 2020; Best CSR

Oleh: Syulianita (Editor) - 09 April 2020 | telah dibaca 722 kali

 

Naskah: Suci Yulianita Foto: Dok. PT Bukit Asam Tbk

 

Memiliki kepedulian yang sangat tinggi pada lingkungan dan sosial, PT Bukit Asam Tbk gencar melakukan program-program Corporate Social Responsibilty (CSR). Berbagai program pemberdayaan unggulan terus dilakukan secara konsisten oleh unit-unit Bukit Asam. Program tersebut mendapat apresiasi dari pemerintah melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia berupa penghargaan Proper EMAS dan Proper HIJAU atas komitmen perusahaan dalam memberdayakan masyarakat dan lingkungan.

 

Selama puluhan tahun lamanya PT Bukit Asam Tbk mengabdi pada negeri dan serius melaksanakan tanggung jawab sosial perusahaan dengan terus mendorong pertumbuhan ekonomi dan membangun kemandirian masyarakat serta berupaya memperbaiki kualitas lingkungan hidup.

 

Tak hanya itu, PT Bukit Asam Tbk juga terus tumbuh dan berkembang bersama masyarakat sekitar, membangun hubungan yang harmonis di tengah-tengah lingkungan yang lestari. Dengan demikian, keberadaan Perseroan dapat memberi manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat sekitar.

 

Contoh nyata pada Kampung Batik Kujur ramah lingkungan yang dibangun perusahaan di Dusun Tanjung Enim, Kabupaten Muara Enim Sumatera Selatan. Melihat rendahnya tingkat pendapatan masyarakat, tingginya mata pencaharian masyarakat sebagai buruh serabutan, minimnya pengetahuan masyarakat tentang sejarah daerah, serta belum adanya produk unggulan khas lokal, perusahaan tergerak untuk mendirikan kampung batik ini.

 

Melalui kampung batik ramah lingkungan ini juga, PT Bukit Asam Tbk memikirkan inovasi-inovasi ramah lingkungan, seperti penggunaan warna alami dan ecoprint. Sungguh menarik melihat teknik pewarnaan batik yang menggunakan tanaman alami, seperti indigo vera, mengkudu, manggis, jengkol, gambir, dan secang.

Pembuatan motif dan pola batik pun dilakukan dengan bahan-bahan alami. Untuk mendukung kebutuhan ini, dilakukan penanaman tanaman bahan utama pewarnaan alam. Inovasi lainnya, PT Bukit Asam Tbk melakukan penerapan produksi bersih yang meliputi pembuatan cetakan cap dari limbah kertas serta efisiensi penggunaan air dan malam/lilin. Kampung Batik Kujur juga senantiasa mewujudkan pelestarian budaya dan kearifan lokal melalui desain batik. Melalui batik kujur, masyarakat dikenalkan pada tokoh penyebar Islam pertama di Dusun Tanjung, Puyang Pelawe. Selain itu, batik ini juga melestarikan kearifan lokal melalui motif kujur, bunga tanjung, kopi, tengkiang, padi, dan sebagainya.

 

Hal ini bertujuan menjadikan batik kujur sebagai produk unggulan Tanjung Enim yang menyongsong diri sebagai kota wisata. Di Kampung Batik Kujur, masyarakat juga mendapat pelatihan kemampuan membatik, pelatihan pembuatan cap motif limbah kertas, pelatihan pewarnaan alami, pelatihan ecoprint, penerapan produksi bersih, penanaman pohon bahan baku, hingga pelatihan manajemen dan pemasaran.

 

Melalui program Kampung Batik Kujur, Bukit Asam mendukung usaha keberlanjutan yang menyentuh aspek pelestarian lingkungan, peningkatan ekonomi, sosial, dan kesejahteraan masyarakat. Lebih kurang sekitar 3.570 orang menerima manfaat dari program yang membuka sekitar 50 lapangan kerja bagi ibu rumah tangga di dusun tersebut.

 

Selain itu, PT Bukit Asam Tbk juga sangat concern dalam mengentaskan kemiskinan dan pendidikan. Hal tersebut dibuktikan dari beasiswa-beasiswa yang tiap tahunnya diberikan PT Bukit Asam Tbk kepada siswa SMA/SMK dari keluarga yang tidak mampu namun memiliki potensi dan nilai akademik yang baik agar bisa memperoleh pendidikan yang maksimal.

 

Melalui Beasiswa Pendidikan Sekitar Bukit Asam (Bidiksiba) ini, penerima beasiswa akan mendapatkan manfaat berupa beasiswa penuh hingga lulus kuliah. Bukit Asam berharap kesempatan yang diberikan ini bisa memberikan nilai lebih bagi keluarga dan sekitarnya. PT Bukit Asam Tbk juga turut bertanggung jawab dalam mendorong perekonomian warga di Sumatera Barat dengan rutin menyalurkan bantuan.

 

Bantuan yang diberikan oleh Bukit Asam, yaitu pompa air tenaga surya untuk irigasi di Desa Talawi, Sawahlunto; pembangunan jembatan Lintau Buo di Kabupaten Tanah Datar, dan penyerahan bus operasional sekolah di Kabupaten Agam. Bantuan pompa air tenaga Surya yang diberikan oleh PT Bukit Asam Tbk ini, mampu mengairi sawah seluas 50 hektar di Desa Talawi. Area persawahan ini sendiri memiliki jarak sekitar 880 meter dari aliran sungai. Pembangunan pompa air yang memanfaatkan energi dari matahari sendiri telah dimulai sejak Maret 2018 dan telah selesai September 2018 lalu. Kini, masyarakat dapat merasakan manfaat irigasi yang pengairannya dibantu dengan pompa air tenaga surya ini.

 

Sebelum ada pompa air untuk irigasi, persawahan masyarakat menggunakan sistem tadah hujan dimana masyarakat hanya mengandalkan hujan untuk pengairannya. Dengan adanya irigasi dengan pompa air ini, diharapkan masyarakat dapat melakukan masa tanam hingga 3 kali dalam setahun atau meningkat dari sebelumnya yang hanya 1 kali tanam dalam setahun saat menggunakan sistem tadah hujan.

 

Bukit Asam juga menyampaikan bantuan pembangunan Jembatan Lintau Buo di Kabupaten Tanah Datar. Sebelumnya, Jembatan Lintau Buo ini terputus karena Banjir Bandang yang menerjang Kabupaten Tanah Datar pada Oktober 2018 lalu. Pembangunan Jembatan Lintau Buo sendiri telah dimulai sejak Oktober 2018 dan selesai pada Juni 2019. Kini masyarakat Desa Situgal dan Desa Kotu Niur dapat kembali terhubung seiring dengan Jembatan Lintau Buo yang telah selesai dibangun kembali.

 

Sebagai bentuk rasa syukur atas pencapaian perusahaan sepanjang 2019, pada awal tahun 2020 Bukit Asam juga membagikan 8.400 paket sembako untuk masyarakat yang berada di Ring I wilayah operasional perusahaan. Melalui bantuan ini, Bukit Asam berharap masyarakat dapat merasakan manfaat langsung serta dapat membantu meningkatkan perekonomian masyarakat. Dengan bantuan ini diharapkan dapat terus terjalin hubungan baik antara Bukit Asam, Pemerintah Daerah dan masyarakat.

 

Tak hanya itu, PT Bukit Asam Tbk juga selalu cepat tanggap turun langsung membantu korban bencana alam. Seperti saat banjir awal tahun 2020 lalu, tim CSR Bukit Asam bersama dengan tim rescue dan medis Bukit Asam bertindak cepat memberikan bantuan berupa makanan siap santap, paket sembako, pakaian, air minum, dan kebutuhan lainnya untuk masyarakat terkena dampak banjir, seperti di Duri Kosambi, Jakarta Barat dan di Jati Asih, Bekasi.

 

Bukit Asam juga membuka posko kesehatan untuk masyarakat terdampak banjir di Duren Tiga, Jakarta Selatan. Di posko kesehatan ini, masyarakat terdampak banjir dapat berobat secara gratis dan mendapatkan bantuan pangan.