1883 Drink Design Competition 2026, Rayakan Kreativitas Industri Beverage
Brand sirup premium asal Prancis, 1883 Maison Routin France bersama PT Sukanda Djaya, menyelenggarakan ajang 1883 Drink Design Competition (DDC) 2026. Kompetisi tahun ini menjadi wadah bagi para bartender dan profesional beverage untuk mengeksplorasi berbagai kemungkinan baru dalam menciptakan pengalaman minuman, sekaligus mendorong mereka untuk melihat masa depan industri beverage dari perspektif yang lebih kreatif dan inovatif.
Mengusung konsep yang menantang, 1883 DDC 2026 membawa para peserta melalui tiga babak kompetisi yang dirancang untuk menguji kemampuan teknis, kreativitas, konseptualisasi, hingga kemampuan peserta dalam menerjemahkan sebuah ide menjadi kreasi minuman yang menarik.
Melalui tema "Future of Beverage: From Solid to Liquid," para peserta ditantang untuk menciptakan minuman yang terinspirasi dari makanan — mengambil cita rasa, tekstur, dan karakter dari sebuah hidangan, lalu mentransformasikannya menjadi kreasi minuman yang memiliki identitas, cerita, dan pengalaman tersendiri.
Kompetisi ini dinilai oleh delapan profesional industri yang memiliki latar belakang dan keahlian beragam, mulai dari mixology, bartending, pengembangan beverage, seni kuliner, hingga industri F&B secara luas. Keragaman perspektif tersebut tidak hanya memberikan penilaian yang komprehensif, tetapi juga menghadirkan kesempatan bagi para peserta untuk mendapatkan insight langsung dari para praktisi industri.
Lebih dari sekadar kompetisi, 1883 DDC 2026 juga menghadirkan ruang bagi para peserta dan profesional industri untuk berbagi pengalaman, bertukar ide, membangun koneksi, dan merayakan passion mereka terhadap dunia beverage.
Antusiasme terlihat sepanjang rangkaian kompetisi, mulai dari proses persiapan hingga presentasi kreasi di hadapan para juri. Setiap peserta membawa pendekatan dan interpretasi yang berbeda terhadap tema kompetisi, menghasilkan beragam kreasi yang menunjukkan bagaimana sebuah minuman dapat menjadi medium untuk menyampaikan ide, cerita, dan kreativitas.
Perjalanan kompetisi kemudian ditutup dengan pengumuman para pemenang 1883 DDC 2026, yaitu Putu Darma Santosa Jiwa dari Cretya Ubud dengan kreasi “Biu Nangka” sebagai juara 3. Kreasi ini membawa cita rasa sanganan atau jajanan Nusantara ke dalam sebuah pengalaman yang lebih modern. Perpaduan pisang dan nangka yang manis dan aromatik mengingatkan pada kekayaan jajanan tradisional Indonesia, kemudian diterjemahkan menjadi kreasi minuman yang menghadirkan rasa familiar dengan cara yang berbeda.
Kemudian Aloysius Raynald dari Tutto Bono Ristorante dengan kreasi “Palu Butung” sebagai juara 2. Terinspirasi dari Palu Butung, hidangan penutup tradisional khas Sulawesi Selatan yang identik dengan cita rasa pisang dan santan, kreasi ini menghadirkan kembali cita rasa familiar tersebut dalam interpretasi minuman yang lebih modern.
I Ketut Ariawan dari The Westin Resort & Spa Ubud dengan kreasi “Sambal Bongkot Highball” sebagai juara pertama. Terinspirasi dari sambal bongkot khas Bali, kreasi ini mentransformasikan cita rasa sambal berbahan kecombrang menjadi minuman yang segar dan berani — sebuah penghormatan terhadap kekayaan kuliner Bali.
Kreasi para pemenang menunjukkan bahwa inovasi dalam beverage tidak hanya berbicara mengenai rasa, tetapi juga mencakup storytelling, teknik, presentasi, penggunaan bahan, serta kreativitas dan keberanian untuk menghadirkan interpretasi baru terhadap sebuah minuman.
Bagi para finalis, pengalaman mengikuti 1883 DDC 2026 juga menjadi perjalanan pembelajaran yang memperluas perspektif mereka terhadap industri beverage dan membuka kesempatan untuk terhubung dengan sesama profesional yang memiliki passion serupa.
Melalui penyelenggaraan 1883 Drink Design Competition, 1883 Maison Routin dan Sukanda Djaya menegaskan komitmennya dalam mendukung kreativitas, pengembangan talenta, serta inovasi di industri beverage dan F&B Indonesia. 1883 DDC tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sebuah platform untuk bereksperimen, bertukar pengetahuan, membangun koneksi, dan mendorong para pelaku industri untuk melihat beverage dari perspektif yang lebih luas.
Ke depannya, 1883 Maison Routin France dan PT Sukanda Djaya akan terus menghadirkan berbagai inisiatif yang dapat memberikan ruang bagi para talenta industri untuk bereksperimen, berkembang, dan menciptakan inovasi yang dapat turut membentuk masa depan industri beverage Indonesia. (Red)


