Program THR Teh Celup Sosro Bagikan Ribuan Menu Berbuka di Jawa Barat
Menjelang waktu berbuka, suasana masjid di berbagai kota di Jawa Barat terasa lebih hidup dari biasanya. Aktivitas di dapur komunitas sudah dimulai sejak dini hari, dan aroma masakan rumahan perlahan memenuhi udara, menyambut masyarakat yang datang untuk berbuka bersama.
Program “Teh Celup Sosro Hidupkan Ramadanmu” (THR) 2026 kembali digelar dan membawa semangat berbagi ke berbagai daerah. Kali ini, Teh Celup Sosro bekerja sama dengan FoodBank of Indonesia untuk menghadirkan hidangan berbuka puasa di masjid-masjid komunitas. Kegiatan ini berlangsung sejak 21 Februari hingga 15 Maret 2026 dan menjadi lanjutan dari inisiatif serupa pada tahun sebelumnya.
Dalam pelaksanaannya, program THR menjangkau 186 masjid di enam provinsi. Jawa Barat menjadi wilayah dengan jangkauan terbesar, dengan total 83 masjid yang tersebar di sembilan kota dan kabupaten. Dari wilayah ini saja, sebanyak 27.000 paket hidangan berbuka puasa disiapkan dan dibagikan kepada masyarakat.
Selain itu, menu yang disajikan terasa dekat dengan keseharian. Nasi, olahan ayam, sayur, dan kurma disusun sebagai hidangan utama, lalu dilengkapi dengan seduhan teh hangat yang menjadi bagian akrab dari momen berbuka. Kombinasi sederhana ini terasa relevan dengan kebiasaan banyak keluarga di Indonesia.
Di balik distribusi ribuan paket makanan tersebut, ada peran besar para relawan. Sebanyak 846 ibu relawan di Jawa Barat terlibat aktif dalam seluruh proses, mulai dari berbelanja bahan, memasak, hingga mengemas makanan sebelum dibagikan menjelang azan magrib.
Salah satu relawan, Ibu Siti Patimah dari Cirebon, menggambarkan ritme kegiatan yang dijalani setiap hari. Persiapan dilakukan sejak dini hari dan berlanjut hingga siang sebelum makanan siap dibagikan.
“Sejak pukul 1 dini hari kami sudah mulai berbelanja kebutuhan, kemudian memasak dari pagi hingga siang hari sebelum akhirnya dikemas dan dibagikan menjelang waktu berbuka. Senyuman dan ucapan terima kasih dari masyarakat menjadi semangat bagi kami untuk terus berbagi,” ujar Ibu Siti Patimah.
Namun, keterlibatan tidak berhenti di relawan saja. Di Masjid Pusaka, Cirebon, warga sekitar ikut berpartisipasi dengan menambahkan sekitar 150 porsi makanan secara swadaya. Partisipasi ini menunjukkan bagaimana semangat gotong royong tetap terjaga, bahkan di tengah kondisi yang menantang seperti kenaikan harga bahan pangan.
Di sisi lain, pihak penyelenggara melihat Ramadan sebagai momen yang erat dengan kebersamaan. Kehangatan berbuka puasa, menurut mereka, sering kali hadir dari hal-hal sederhana yang dilakukan bersama.
“Melalui program Teh Celup Sosro Hidupkan Ramadanmu (THR), kami ingin menghadirkan kehangatan Ramadan melalui momen berbuka puasa yang sederhana namun bermakna. Seduhan teh hangat telah lama menjadi bagian dari tradisi berbuka di banyak keluarga Indonesia,” ujar Indi Raisa Girsang, Brand Manager Teh Celup Sosro.
Sementara itu, Ketua Yayasan Lumbung Pangan Indonesia, Wida Septarina, menilai kolaborasi ini memberi ruang bagi gerakan berbagi yang lebih luas di masyarakat.
“Kami sangat bersyukur dapat kembali berkolaborasi dengan Teh Celup Sosro. Selain menyediakan makanan bagi masyarakat rentan, program ini menjadi wadah gerakan ribuan ibu menyediakan kehangatan makanan berbuka puasa bagi mereka yang membutuhkan,” ujar Wida Septarina.
Akhirnya, pelaksanaan program THR 2026 di Jawa Barat memperlihatkan satu hal yang terasa konsisten setiap Ramadan. Kebersamaan tetap tumbuh dari hal-hal sederhana, dan dapur masjid menjadi salah satu titik temu yang menghadirkan rasa hangat di tengah masyarakat. (Dok. Sosro)


