Hong Kong Perkuat Posisi dan Hadirkan Inspirasi sebagai Destinasi Ramah Muslim
Hong Kong terus meningkatkan daya tariknya sebagai destinasi ramah Muslim dengan menghadirkan lebih banyak hotel ramah Muslim dan restoran bersertifikat halal. Upaya ini dilakukan oleh Hong Kong Tourism Board bersama CrescentRating serta Incorporated Trustees of the Islamic Community Fund of Hong Kong sebagai lembaga resmi sertifikasi halal setempat. Kolaborasi tersebut diarahkan untuk menambah jumlah hotel dan restoran yang memenuhi kebutuhan wisatawan Muslim.
Program Jelajah Hong Kong juga menghadirkan berbagai cerita perjalanan sekaligus perkembangan terbaru dari industri pariwisata di kota tersebut. Kegiatan ini mempertemukan pelaku industri, media, serta kreator konten yang berbagi pengalaman mengenai Hong Kong yang kini semakin terbuka bagi wisatawan Muslim.
Content creator sekaligus pengusaha Indonesia, Ayudia C, membagikan pengalamannya kembali berkunjung ke Hong Kong dengan perspektif berbeda sebagai ibu dan traveler Muslim. Ia merasakan perjalanan yang praktis sekaligus nyaman untuk keluarga. “Hong Kong memberikan rasa aman dan kenyamanan selama perjalanan keluarga kami. Di sini, saya bisa menikmati liburan sekaligus tetap menjalankan salat,” ujarnya.
Selama perjalanan, Ayudia merekomendasikan sejumlah pengalaman ramah Muslim di kota tersebut. Ia memilih menginap di AKI Hong Kong – MGallery yang menyediakan penanda arah kiblat, sajadah, serta pilihan makanan halal.
Ia juga menyarankan mencoba dim sum halal di Islamic Centre Canteen yang berada di lantai lima Masjid Ammar & Osman Ramju Sadick Islamic Centre. Selain itu, Ayudia merekomendasikan restoran Wai Kee yang dikenal dengan menu bebek panggang halal.
Sejumlah destinasi edukatif juga masuk dalam rekomendasi Ayudia saat berlibur bersama keluarga. Ia menyarankan mengunjungi Hong Kong Space Museum dan Hong Kong Science Museum di kawasan Tsim Sha Tsui.
Menurutnya, kedua museum tersebut menghadirkan pengalaman interaktif yang membuat anak dapat belajar sambil bermain. “Kedua museum ini menawarkan pengalaman interaktif dan imersif sebagai sarana edukasi untuk anak-anak. Tentu saja Sekala sangat menikmati waktunya di sini,” ujar Ayudia.
Ia juga mengajak putranya berkunjung ke ruang terbuka di Kowloon Park. Di dalam taman tersebut terdapat Hong Kong Avenue of Comic Stars yang menampilkan karakter komik karya komikus Hong Kong.
Pengalaman lain dibagikan content creator Indonesia, Raden Anik. Ia menilai pilihan destinasi liburan bagi banyak Gen Z kini tidak lagi hanya soal daftar tempat wisata.
Menurut Anik, generasi ini mencari suasana visual yang kuat, pengalaman yang berkesan, serta perjalanan yang mudah dijangkau. Ia melihat Hong Kong menghadirkan berbagai pengalaman dalam jarak yang relatif dekat, mulai dari skyline kota yang ikonik hingga kawasan desa nelayan dengan ritme kehidupan yang lebih santai.
Ia juga menilai estetika kota menjadi daya tarik tersendiri bagi generasi yang gemar membuat konten visual. “Setiap sudut tuh Instagramable. Bahkan sebelum sampai spot wisata, gang dan jalannya punya vibe vintage-retro yang membuat kita merasa jadi ‘main character’ di film,” ujarnya.
Sementara itu, Liew Chian Jia (CJ), Regional Director Southeast Asia dari Hong Kong Tourism Board, mengatakan bahwa kampanye “Kampung Hong Kong” menjadi dorongan penting dalam menghadirkan pengalaman perjalanan yang relevan bagi wisatawan Muslim.
Selama beberapa tahun terakhir, berbagai langkah dijalankan bersama pelaku industri pariwisata di Hong Kong. Di antaranya menambah pilihan makanan halal, memperluas akses fasilitas ibadah, serta memberikan edukasi kepada hotel agar lebih siap menyambut tamu Muslim.
CJ menyampaikan bahwa sejumlah pencapaian mulai terlihat melalui berbagai pengakuan internasional. Hong Kong dinobatkan sebagai destinasi Muslim paling menjanjikan dalam ajang Halal In Travel Awards serta mencatat peningkatan posisi dalam Mastercard Global Muslim Travel Index.
Sementara itu, Fajar Intan, Trade Representative Manager dari Hong Kong Tourism Board di Indonesia, menyampaikan bahwa berbagai langkah terus dilakukan agar Hong Kong semakin ramah bagi wisatawan Muslim.
Saat ini tercatat sudah ada 59 hotel yang masuk dalam kategori Muslim Friendly Facilities serta sekitar 195 restoran Muslim maupun tempat makan dengan sertifikasi halal. “Kami terus memperluas pilihan tersebut agar wisatawan dari Indonesia maupun negara lain dapat merasa nyaman saat menikmati perjalanan di Hong Kong,” ujar Fajar. [Dok. HKTB]


