AKASO Perluas Ekspansi Asia Tenggara Lewat Peluncuran Kamera 360 di Indonesia
AKASO secara resmi memasuki pasar kamera 360 di Indonesia melalui peluncuran produk terbarunya, AKASO 360 Action Cam. Langkah ini menandai ekspansi lanjutan merek global tersebut di Asia Tenggara, setelah sebelumnya hadir di Filipina dan Malaysia. Indonesia dipandang sebagai pasar strategis, seiring tumbuhnya ekosistem kreator digital dan meningkatnya minat terhadap aktivitas luar ruang.
Sebagai salah satu pemain besar di kategori action camera di Amerika Utara, AKASO melihat peluang untuk menghadirkan teknologi kamera 360 dengan spesifikasi tinggi yang tetap dapat dijangkau oleh konsumen lokal. Kehadiran AKASO 360 menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memperluas basis pengguna, mulai dari traveler dan vlogger hingga kreator pemula serta penggemar kegiatan seperti hiking, diving, riding, dan olahraga luar ruang lainnya.
Country Manager AKASO Indonesia, Sophie Wang, menyebut Indonesia memiliki karakter pasar yang dinamis. “Kami melihat antusiasme yang kuat dari traveler, content creator, dan komunitas outdoor. AKASO 360 kami hadirkan sebagai solusi yang relevan dengan kebutuhan tersebut, baik dari sisi teknologi maupun harga,” ujarnya saat peluncuran resmi. Ia menambahkan bahwa AKASO tidak hanya berfokus pada penjualan produk, tetapi juga membangun ekosistem yang mendukung proses kreatif penggunanya.
AKASO 360 Action Cam menjadi kamera 360 pertama yang diperkenalkan AKASO di pasar global. Produk ini dikembangkan dengan pendekatan kemudahan penggunaan, menyasar pengguna baru sekaligus kreator berpengalaman yang membutuhkan fleksibilitas dalam pengambilan gambar. Kamera ini dirancang untuk merekam momen dari berbagai sudut tanpa memerlukan perangkat tambahan atau pengaturan yang kompleks.
Dari sisi teknis, AKASO 360 mampu merekam video hingga resolusi 5.7K dan mengambil foto hingga 72MP. Kamera ini menggunakan dual sensor CMOS 48MP berukuran 1/2 inci dengan aperture f/2.25, mendukung pengambilan gambar berformat RAW untuk kebutuhan pengolahan lanjutan. Fitur Shoot First, Frame Later memberi keleluasaan bagi pengguna untuk menentukan sudut pengambilan gambar setelah proses perekaman selesai.
Sejumlah teknologi pendukung turut disematkan untuk mempermudah proses produksi konten. AI Tracking memungkinkan kamera mengikuti subjek secara otomatis, sementara 360 HorizonSteady menjaga kestabilan gambar saat digunakan dalam aktivitas bergerak. Fitur Invisible Selfie Stick memungkinkan hasil visual yang bersih tanpa terlihatnya perangkat penyangga, memberi sudut pandang yang lebih dinamis.
Pengoperasian kamera didukung layar sentuh berukuran 2,29 inci, serta fitur Quick Capture dan Voice Control untuk akses yang lebih cepat. Proses penyuntingan juga dipermudah melalui aplikasi AKASO 360 yang tersedia di platform Android dan iOS, lengkap dengan template Smartclip untuk pengolahan konten singkat.
Dengan bobot sekitar 180 gram dan desain tahan cuaca, AKASO 360 dirancang agar mudah dibawa ke berbagai kondisi. Baterai berkapasitas 1350mAh diklaim mampu merekam hingga 60 menit pada resolusi 5.7K, sementara dukungan Dual Wi Fi 2.4GHz dan 5GHz membantu mempercepat proses transfer data.
Di Indonesia, AKASO 360 Action Cam ditawarkan dalam dua pilihan paket. Standard Package dibanderol mulai kisaran Rp3 jutaan untuk pengguna yang baru memulai, sementara Creator Combo tersedia mulai Rp4 jutaan bagi kreator yang membutuhkan kelengkapan tambahan. Melalui strategi harga dan fitur ini, AKASO menargetkan segmen pengguna yang luas di pasar kamera aksi dan konten digital nasional.


