Dua Tahun Pemerintahan Prabowo: Serian Harap Kesejahteraan, Keamanan, dan Pendidikan Terus Ditingkatkan

Editor Oleh: Redaktur - 28 October 2026

Caption Foto: Serian Wijatno bersama Kepala BGN, dan Kapolri di sela acara refleksi 2 tahun pemerintahan Prabowo-Gibran.

 

Pengamat sosial kemasyarakatan sekaligus praktisi pendidikan, Dr. H. Serian Wijatno, memberikan evaluasi serta harapan terhadap dua tahun berjalannya pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Ia menekankan pentingnya sinergi antara penguatan ekonomi rakyat, pembenahan mutu pendidikan nasional, dan penjagaan stabilitas keamanan di bawah kepemimpinan Kapolri yang baru.

​Hal tersebut disampaikan Serian saat ditemui awak media di Jakarta usai acara refleksi 2 tahun pemerintahan di Aula Untar, Jakarta, Selasa (27/10/2026).

Hadir dalam acara itu Menteri Dikdasmen Abdul Mu'ti, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto, Menteri Koperasi Ferry Juliantono, Menteri Kelautan dan Perikanan Wahyu Sakti Trenggono, Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto, Wakil Menteri Pertanian Dr. Alim Setiawan Selamet, serta Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto, Kepala BGN Sudaryono dan Gema Goeyardi (The Founder and CEO of PT Astronacci International).

Menurut Serian, momentum dua tahun pemerintahan menjadi titik evaluasi krusial untuk memastikan seluruh program prioritas berjalan secara optimal hingga ke tingkat bawah.

​"Dua tahun ini menjadi pembuktian sejauh mana efektivitas program strategis pemerintah dalam merespons tantangan sosial-ekonomi. Pengawasan dan percepatan realisasi di tingkat tapak harus terus ditingkatkan," ujar Serian yang juga Bendahara Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI).

​Dalam catatannya, Serian menekankan pentingnya menjaga daya beli masyarakat dan pemerataan bantuan sosial yang tepat sasaran di tengah dinamika ekonomi global.

​"Fokus utama pemerintah hendaknya konsisten pada penguatan daya beli dan kemandirian ekonomi masyarakat kecil," jelasnya.

​Ia menambahkan bahwa program peningkatan gizi masyarakat dan penguatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) harus terus diiringi mitigasi ketimpangan sosial yang solid.

​Sebagai pengamat pendidikan, Serian menaruh harapan besar agar pemerintah semakin memperkuat aspek mutu dan pemerataan akses pendidikan nasional. Ia meyakini pendidikan merupakan investasi jangka panjang paling ampuh untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045.

​"Pendidikan dan gizi adalah dua kunci utama pembangunan sumber daya manusia (SDM). Harapan kami di sisa masa jabatan ini, pemerintah dapat terus mendorong efisiensi pengelolaan pendidikan, peningkatan kualitas tenaga pendidik, serta perluasan akses sarana belajar agar anak-anak di daerah pelosok mendapatkan kesempatan setara," paparnya.

​Di sisi lain, Serian turut mengomentari dinamika keamanan nasional seiring dilantiknya Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri. Pengalamannya di bidang reserse dan pembenahan di BNN dinilai menjadi modal kuat untuk menjaga ketertiban masyarakat (kamtibmas).

​"Terpilihnya Jenderal Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri membawa harapan besar bagi penegakan hukum yang humanis, tegas, dan berkeadilan. Keamanan yang stabil adalah syarat mutlak agar kegiatan ekonomi dan pendidikan masyarakat dapat berjalan tenang," ungkap Serian.

​Sebagai tokoh Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI), ia juga mengimbau institusi Polri untuk terus merangkul seluruh elemen masyarakat guna menjaga keharmonisan dan iklim keberagaman yang sejuk.

​Menutup keterangannya, Serian mengajak seluruh komponen masyarakat untuk memberikan masukan konstruktif demi tercapainya target-target pembangunan nasional secara menyeluruh. (hru)