Dorong Inovasi Ramah Lingkungan, Permata Bank Gelar Forum ESG di Lingkungan Kampus

Editor Oleh: Redaktur - 08 July 2026

 

 

Di tengah laju perubahan global yang serba cepat, definisi kesuksesan bagi generasi muda kini tak lagi melulu soal mencetak keuntungan finansial. Ada kesadaran baru yang tumbuh secara organik: bagaimana sebuah inovasi bisa sejalan dengan kelestarian bumi dan membawa dampak positif bagi masyarakat luas?

Menjawab tantangan gaya hidup dan bisnis berkelanjutan ini, Permata Bank berkolaborasi dengan Katadata Green menggelar rangkaian Road to Permata INSPIRE. Program ini menjemput bola langsung ke ranah kampus, mengajak mahasiswa membedah lebih dalam tentang prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) serta cara meracik inovasi yang berdampak nyata.

Urgensi pemahaman ini sangat beralasan. Menuju target Net Zero Emission Indonesia pada 2060 atau lebih cepat, transisi ekonomi rendah karbon mutlak dilakukan di semua lini. Terlebih lagi, Kementerian Komunikasi dan Digital memproyeksikan kebutuhan 12 juta talenta digital pada 2030. Artinya, anak muda dituntut untuk tidak hanya mahir secara teknologi, tetapi juga cerdas mengubah kapabilitas digital tersebut menjadi solusi sosial.

Division Head Corporate Relation & CSER Permata Bank, Melinda Hoesain, menegaskan bahwa ekosistem yang kolaboratif adalah kunci untuk menjawab tantangan tersebut.

“Melalui Road to Permata INSPIRE, kami ingin membuka ruang bagi generasi muda untuk berdiskusi, belajar, dan saling menginspirasi dalam menciptakan solusi yang relevan bagi tantangan masa depan. Kami melihat bahwa ide-ide terbaik sering lahir ketika dunia industri, akademisi, dan komunitas dapat saling terhubung dan bersinergi,” ungkap Melinda.

Ia juga menaruh harapan besar pada peran aktif para mahasiswa. “Harapannya, semakin banyak anak muda yang tidak hanya siap menghadapi perubahan, tetapi juga berani mengambil peran dalam menciptakan masa depan yang lebih inklusif, dan berkelanjutan,” tambahnya.

Pesan kuat ini berhasil disalurkan lewat dua forum utama yang menjaring lebih dari 200 mahasiswa. Pada forum “ESG for Tomorrow Leaders” di Universitas Multimedia Nusantara (UMN) Mei 2026 lalu, Chief of Corporate Affairs & Sustainability Permata Bank, Katharine Grace, membeberkan fakta penting. Ia menekankan bahwa ESG saat ini telah berevolusi dari sekadar inisiatif keberlanjutan biasa, menjadi elemen paling strategis dalam pengambilan keputusan bisnis dan manajemen risiko perusahaan jangka panjang.

Sementara itu, pada forum “Beyond Profit: Creating Impactful Innovation” di Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya awal Juli 2026, generasi muda diajak melihat inovasi dari kacamata dampak sosial. Direktur Teknologi Permata Bank, Ahmad Mikail Madjid, menyoroti peran sentral teknologi masa kini. Ia menjelaskan bagaimana perkembangan teknologi harus bisa mendorong lahirnya inovasi yang semakin inklusif, adaptif, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat—sebuah prinsip yang juga dipegang erat dalam transformasi digital perbankan.

Lewat kolaborasi aktif bersama dunia pendidikan, Road to Permata INSPIRE sukses menjadi batu loncatan yang esensial. Inisiatif ini sekaligus menjadi langkah pemanasan menuju pergelaran puncak Permata Inspire di penghujung tahun 2026, yang diproyeksikan sebagai wadah pendorong gagasan brilian anak muda demi masa depan Indonesia yang lebih hijau.