Transformasi Limbah Nasional, Tanja Wijatno Pimpin Ekspansi Strategis Shiva Industries

Editor Oleh: Redaktur - 02 February 2026

Tanja Wiyatno (kiri) dan Tobias Wilson (kanan)

Di tengah meningkatnya urgensi krisis sampah nasional, Shiva Industries, pionir teknologi pengolahan limbah organik on-site di Indonesia, resmi menunjuk Tanja Wijatno sebagai Direktur Eksekutif baru efektif per 2 Februari 2026. Penunjukan ini menandai langkah strategis perusahaan untuk mempercepat ekspansi solusi berkelanjutan ke berbagai wilayah di Tanah Air.

Pendiri Shiva Industries, Tobias Wilson, menyatakan bergabungnya Tanja menjadi momentum penting bagi perusahaan dalam memperkuat peran di sektor pengelolaan limbah nasional. “Kami merasa terhormat menyambut Tanja. Reputasi dan komitmennya terhadap negara akan mempercepat misi kami membantu Indonesia menuju masa depan yang lebih bersih dan sehat,” ujar Tobias dalam keterangan pers di Jakarta.

Masuknya Tanja Wijatno dipandang sebagai katalis bagi ambisi besar Shiva Industries. Bukan tanpa alasan, Tanja dikenal luas sebagai figur yang konsisten memperjuangkan dampak sosial dan ketahanan lingkungan. Melalui kiprahnya di Rescue2000, ia telah lama terlibat dalam berbagai inisiatif kesejahteraan masyarakat dan penguatan daya tahan lingkungan hidup.

Bagi Shiva Industries, kehadiran Tanja menghadirkan kombinasi strategis antara wawasan kebijakan, jejaring nasional, dan integritas kepemimpinan yang sejalan dengan misi perusahaan dalam menjawab persoalan limbah organik secara sistemik. Dalam pernyataannya, Tanja menegaskan bahwa pengelolaan limbah kini tidak bisa lagi dipandang sebagai isu teknis semata.

“Indonesia berada di titik balik. Pengelolaan limbah organik bukan hanya soal sampah, tetapi berkaitan langsung dengan kesehatan publik, ketahanan pangan, hingga masa depan pariwisata kita,” ujar Tanja. Ia menilai teknologi yang dikembangkan Shiva membuktikan bahwa inovasi lokal mampu menjawab persoalan lokal dalam skala nasional.

Tim Shiva Industries.

Tim Shiva Industries

Dalam peran barunya, Tanja telah memetakan arah ekspansi Shiva Industries melalui sejumlah agenda strategis. Fokus utama diarahkan pada perluasan jangkauan ke kota-kota besar dan wilayah potensial di seluruh Indonesia, penguatan kolaborasi dengan pemerintah serta lembaga lintas sektor, integrasi solusi pengurangan limbah ke dalam agenda Corporate Social Responsibility (CSR) dan Environmental, Social, and Governance (ESG) nasional, serta memastikan teknologi pengolahan limbah dapat diterapkan secara masif dan berkelanjutan.

Optimisme tersebut didukung oleh prospek pasar yang dinilai sangat menjanjikan. Menurut Tanja, kebutuhan sistem pengolahan limbah organik on-site di Indonesia diperkirakan mencapai sekitar 114.000 unit, dengan tingkat pertumbuhan tahunan atau compound annual growth rate (CAGR) sebesar 4,9 persen. Kondisi ini menempatkan Shiva Industries pada posisi strategis untuk memimpin pasar.

“Pendorongnya jelas, mulai dari regulasi yang semakin ketat, penutupan banyak tempat pembuangan akhir yang sudah kelebihan kapasitas, hingga meningkatnya kesadaran lingkungan di berbagai sektor industri,” ujarnya.

Langkah ekspansi Shiva Industries juga diperkuat oleh dukungan Braxton Capital asal Singapura, yang membuka ruang bagi peningkatan kapasitas manufaktur sekaligus penguatan jaringan layanan nasional. Dukungan ini diharapkan mempercepat adopsi teknologi Shiva di berbagai sektor strategis.

Keunggulan utama Shiva Industries terletak pada teknologinya yang dikembangkan dengan pendekatan built in Indonesia, for Indonesia. Sistem ini mampu mengolah limbah organik menjadi nutrisi bernilai guna dalam waktu sekitar 24 jam. Teknologi tersebut telah teruji di berbagai sektor, mulai dari rumah sakit dan bandara, hingga menjadi mitra resmi grup Marriott untuk ratusan hotel di kawasan regional.

Sebagai produsen perintis sistem pengolahan limbah organik on-site, Shiva Industries berfokus membantu pelaku usaha mengurangi volume limbah, emisi, serta biaya pembuangan melalui penerapan ekonomi sirkular yang efisien. Dengan kepemimpinan baru dan dukungan strategis yang kian solid, Shiva Industries memantapkan diri sebagai salah satu motor penting dalam transformasi pengelolaan limbah nasional.