Rima Melati; Merenda Sukses dari Bilik Kontrakan

Oleh: Syulianita (Editor) - 13 March 2014
Naskah : Suci Yulianita Foto : Sutanto   
*artikel ini dimuat pada edisi 114, Juli 2013

Tangguh dan kukuh, itulah kesan pertama pada wanita satu ini. Sejak 2005, ia berani membenamkan diri pada bisnis ‘berbau’ pria, penyediaan sparepart alat berat. Berbekal pengalaman minim, membuat bisnisnya berjalan tertatih dan nyaris tumbang. Namun menyerah bukanlah pilihan terbaik. Berawal dari bilik sebuah kontrakan, kini ia sukses mendobrak pasar penjualan sparepart alat berat dalam negeri. 

Rima Melati, perawakannya mungil, sikapnya tenang, kalem dan juga anggun. Tapi siapa  sangka, ia menjadi nakhoda sebuah bisnis ‘macho’ yang kental dengan dunia kaum pria. Ia adalah pengusaha wanita muda yang memiliki bisnis dalam bidang penyediaan sparepart alat-alat berat yang digunakan untuk perusahaan-perusahaan tambang, batu bara, semen, dan lainnya.

Bisnis yang dirintis sejak 2005 ini, berawal dari curhatan sang suami, Ahmad Ravi, yang kala itu bekerja di salah satu perusahaan alat berat. “Suami saya suka curhat, katanya di perusahaannya susah mencari sparepart alat-alat berat. Saya melihat itu sebagai sebuah peluang. Kenapa nggak saya coba,” kenangnya. Meski tidak memiliki latar belakang dan pengalaman dalam bidang ini, ia akhirnya nekat untuk mengambil peluang tersebut. “Saya ini bisa dibilang buta total soal alat-alat berat. Suami saya juga sempat ragu. Tapi selama ada kemauan, pasti bisa,” imbuhnya.
 
Dengan tekad dan niat yang besar, meski tak didukung dengan modal cukup, akhirnya sebuah perusahaan yang bergerak di bidang sparepart alat berat pun resmi berdiri. Menurutnya, untuk mewujudkan mimpinya itu, ia hanya bermodalkan uang Rp10 juta. Dana tersebut kemudian dipergunakan untuk membeli seperangkat komputer, mesin fax, dan mesin telepon. Kantornya pun sangat sederhana, hanya sebuah ruangan kecil di rumah kontrakannya.