Grand Aston Hotel & Convention Center Yogyakarta

Oleh: Syulianita (Editor) - 15 June 2020 | telah dibaca 347 kali

 

Naskah: Suci Yulianita Foto: Sutanto

Perjalanan ke luar kota, baik itu untuk urusan pekerjaan maupun berlibur, tentu dibutuhkan sebuah akomodasi penginapan. Grand Aston Yogyakarta menjadi salah satu hotel pilihan terbaik di Yogyakarta. Lokasi yang strategis berada di pusat kota serta fasilitas hotel yang lengkap, baik fasilitas leisure maupun kebutuhan MICE. Maka tak heran, jika hotel bintang lima ini menjadi pilihan tamu saat berkunjung ke Yogyakarta, termasuk tamu mancanegara.

Seperti namanya, Grand Aston Hotel & Convention Center Yogyakarta juga dirancang untuk mengakomodasi kebutuhan MICE, di samping kebutuhan berlibur tentunya, lantaran Yogyakarta menjadi salah satu destinasi wisata di Indonesia. Untuk kebutuhan MICE, Grand Aston menawarkan fasilitas lengkap seperti ballroom dengan kapasitas hingga 1000 orang, di samping function room atau ruang meeting dengan kapasitas yang berbeda-beda.

“Kebanyakan peserta dari luar kota itu memesannya full board. Jadi, mereka juga booking untuk kamar, mereka booking untuk fasilitas meeting roomnya juga. Istilahnya di dalam satu gedung, satu area mereka bisa dapatkan semua. Mereka dapat kamarnya, mereka dapat meeting roomnya, dan termasuk makanan dengan variasi yang luar biasa banyak. Fasilitas kita juga lengkap. Jadi mereka bisa sekaligus stay di sini sambil berlibur sekaligus mengadakan pertemuan di Grand Aston.” terang Marketing & Communications Manager Grand Aston Hotel & Convention Center Yogyakarta, Sankar Adityas.

Apalagi, lanjut Sankar, posisi Yogyakarta yang kini dilirik promotor untuk menggelar event-event internasional juga menjadi angin segar bagi Grand Aston. Beberapa kali hotel ini menjadi pilihan tempat menginap para musisi internasional.

Hotel yang terletak di Jalan Urip Sumoharjo No. 37 Yogyakarta ini, memiliki total 141 kamar, yang terbagi menjadi empat tipe kamar, yaitu superior room, deluxe room, executive room, dan presidential suite room. Menariknya, kamar executive room di Grand Aston dirancang tematik sehingga menjadi unik dan menarik bagi tamu.

 “Kami satu-satunya hotel yang memiliki executive suite room yang tematik di dalam kamarnya. Kami ada tiga executive suite room tematik, yaitu Chinoseries Suite, Javanese Suite, dan Western Suite. Masing-masing memiliki interior yang berbeda-beda sesuai dengan tema kamarnya. Misal untuk Javanese Suite, interior ornamen jawa, warna-warna pun soft. Kemudian Chinoseries suite, interior ornamen dan lukisan Chinese. Dan Western Suite, ini tipe kamar lebih bright, ornamen lebih banyak ke tematik Western, jadi lebih ke white modern,” ungkap Sankar sembari mengajak tim Men’s Obsession berkeliling melihat executive room tersebut.

Fasilitas lainnya, ada spa dan sauna tempat Anda melepas lelah setelah seharian beraktivitas. Swimming pool dan Cinnamon Pool Bar di lantai 2, fitness centre, serta outlet F&B dengan beragam masakan yang menggugah selera. Saffron Restaurant yang terletak di lantai dasar atau lobi merupakan all day dining resto yang menawarkan beragam masakan menggoda, mulai dari breakfast, lunch, dan dinner.

Saffron resto makanannya enak. Saking enaknya sampai menjadi trendsetter beberapa resto dan hotel yang ada di Yogyakarta karena kami selalu aktif untuk membuat promo- promo baru. Jenis dan rasa masakannya pun hampir semua market Yogya sudah tahu rasanya enak. Apalagi olahan daging sapinya yang memang sudah terkenal,” ujar Sankar. Selain Saffron dan Cinnamon Pool Bar, di lantai 9 yang merupakan lantai paling atas, tepatnya di rooftop ada juga restoran Italia fine dining, Cielo.

Selain fasilitas hotel, lokasi hotel yang terletak di pusat kota dan dekat dengan beberapa tempat wisata juga menjadi daya tarik hotel. Sebut saja Malioboro yang hanya berjarak tempuh sekitar 5 menit berkendara. Kemudian, Keraton Yogyakarta bagi yang ingin berwisata sejarah. Di samping itu, sesungguhnya masih banyak destinasi wisata menarik lainnya yang bisa dieksplorasi. Kaliurang bagi yang menginginkan suasana pegunungan. Tak ketinggalan wisata bersejarah mengunjungi Candi Prambanan dan Candi Boko.

Kemudian ada pula wisata pantai, seperti Pantai Parangtritis, Pantai Parang Kusumo, dan pantai-pantai baru di kawasan Gunungkidul dan Wonosari. “Kemudian yang terbaru adalah Yogyakarta International Airport di Kulon Progo yang telah beroperasi. Lokasi kami di tengah kota Yogyakarta ini juga diapit di antara Universitas besar yang ada di Yogyakarta, seperti UGM, UNY, UIN, dan Sanatadarma,” pungkas Sankar.