PT Pos Indonesia (Persero), Dengan Transformasi Tingkatkan Prestasi

Oleh: Syulianita (Editor) - 03 October 2023

Naskah: Sahrudi Foto: dok. Pos Indonesia

Tetap eksisnya PT Pos Indonesia di usia menjelang 277 tahun, tentu tak lepas dari kejelian para stake holder BUMN itu dalam membaca dan mencermati tren bisnis kurir yang terus berkembang. Seperti saat ini, ketika persaingan sengit bisnis perdagangan elektronik atau e-commerce terjadi, Pos Indonesia pun tak tinggal diam dalam menyikapi kebiasaan konsumen di era industri 4.0 ini dengan melakukan sejumlah transformasi digital.

Menurut Dirut Pos Indonesia Faizal R Djoemadi, ada tujuh transformasi yang dilakukan yakni; Business Transformation, Product and Channel Transformation, Transformation Process, Technology Transformation, Human Resource Transformation, Organization Transformation, dan Culture Transformation.

Kegesitan perusahaan jasa kurir pelat merah ini dalam bertransformasi ini adalah demi melaksanakan misi besar meraup ceruk pasar industri kurir dan logistik yang masih terbuka lebar, sekaligus penegasan komitmen bahwa Pos Indonesia selalu hadir dengan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Transformasi itu juga selaras dengan model inovasi ala Kementerian BUMN untuk terus berbenah menghadapi tantangan dan perubahan menjadi entitas bisnis yang kuat dan efisien. Contohnya, di tahun 2021 Pos Indonesia sudah meluncurkan layanan digital kurir dan logistik melalui aplikasi “PosAja!” yang dapat diunduh dari App Store dan Play Store. Dimana “PosAja!” memiliki layanan pengiriman same day dengan proses pengantaran maksimal tiga jam untuk cakupan dalam kota. Jenis layanan itu pun cocok digunakan untuk pengiriman paket UMKM berisi makanan ataupun minuman yang memiliki ketahanan rendah. 

Secara detail layanan yang diberikan oleh aplikasi PosAja! berupa pengiriman paket dan surat, manajemen pengiriman, rantai pasok, distribusi domestik, dan layanan finansial. Sedangkan layanan produk secara rinci mulai dari pos instant plus, pos instant, pos express, pos kilat khusus; pengiriman internasional, custom service, dan cross-borders; solusi industri, manajemen rantai pasok, pergudangan, dan distribusi; postal logistic backbound, retail cargo, hingga transportasi darat, laut, dan udara; serta pembayaran remitansi, penyaluran dana, maupun kemitraan bank asuransi.

Selain berkolaborasi dengan ritel, Pos Indonesia juga bekerja sama dengan korporasi besar, salah satunya mendistribusikan bantuan sosial dari pemerintah kepada 23 juta keluarga penerima manfaat dan pengiriman batuan beras 15 juta keluarga penerima manfaat. Kegiatan pendistribusian bantuan dan beras itu dilakukan dalam durasi pendek langsung door to door kepada penerima manfaat.

Digitalisasi PosAja! ini tidak hanya untuk ritel, tetapi kami juga membangun untuk kepentingan korporasi dengan menyiapkan logistik end to end Indonesia dengan baik. Melalui transformasi, Pos Indonesia kini hadir sebagai mitra logistik end to end yang dapat digunakan semua orang dengan infrastruktur logistik terlengkap dari hulu sampai hilir yang didukung oleh tiga anak usaha, yakni PT Pos Logistik Indonesia khusus layanan logistik, PT Pos Properti untuk layanan bisnis di bidang properti, dan PT Pos Finansial Indonesia melalui layanan teknologi keuangan atau fintech untuk kelas menengah dan Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Kini Pos Indonesia juga telah memiliki jaringan nasional dan internasional yang menjamin pengiriman barang sampai ke pelosok negeri dan dunia hingga ke 228 negara tujuan dengan dukungan 151 gudang, 510 biller jasa keuangan, 4.594 kantor pos, 49.687 agen pos, dan 8.817 kurir.

Prestasi dan Apresiasi

Kemampuan Pos Indonesia dalam melakukan inovasi teknologi dalam menjawab tantangan zaman membuat perusahaan milik pemerintah ini sukses meraih prestasi dan apresiasi. Dalam prestasi bisnis, misalnya, tahun 2022 lalu Pos Indonesia menghasilkan laba bersih terbesar sepanjang sejarah berdirinya, sebesar Rp650 miliar pada tahun buku 2022. Asetnya naik 15,1 persen menjadi Rp11,149 triliun dan EBITDA naik 12 persen dibandingkan tahun 2021.

Sementara apresiasi yang diraih Pos Indonesia sebagai perusahaan yang fokus ke bisnis end-to-end logistics, salah satunya penghargaan dalam ajang Prominent Award 2023 yang menobatkan Pos Indonesia sebagai  “The Most Prominent State-Owned Company In Business Process Transformation”.

Pos Indonesia mendapatkan penghargaan tersebut karena transformasi yang dilakukan dinilai telah membuat bisnis perseroan dapat terus berkembang. Selain itu, Pos Indonesia juga meraih TOP GRC (Governance, Risk, and Compliance) Awards 2023. Masih di tahun yang sama, Pos Indonesia menerima penghargaan Indonesia Award 2023 untuk kategori Special Recognition of Outstanding Initiative atas inisiatif Aplikasi Pos Giro Cash (PGC).

Dengan prestasi dan apresiasi itu, BUMN tertua di Indonesia ini bertekad untuk terus melakukan inovasi-inovasi terbaru, agar bisa beradaptasi dengan pesatnya kemajuan teknologi dan perkembangan zaman.  

 

Siap Sukseskan Pemilu 2024

Menjelang Pesta Demokrasi 2024, PT Pos Indonesia telah bertekad untuk ikut menyukseskan Pemilu lima tahunan ini. Pos Indonesia, sebagai BUMN Logistik yang dalam beberapa Pemilu terakhir menjadi mitra KPU dalam distribusi logistik Pemilu juga terus mempersiapkan diri untuk mendukung sukses hajatan besar ini. Salah satu yang disiapkan adalah dashboard khusus monitoring pengiriman barang-barang Pemilu beserta Command Control.

Melalui dashboard dan command control ini barang-barang kebutuhan Pemilu seperti kotak suara, kertas suara, tinta dan barang-barang lain akan termonitor secara langsung, mampu ditelusuri dan diambil tindakan cepat bila ada kendala di lapangan.

Sekadar catatan, sejak Pemilu 1999 Pos Indonesia memang selalu menjadi mitra distribusi barang Pemilu ke seluruh Indonesia dan luar negeri. Pos Indonesia sangat siap untuk membantu KPU dalam distribusi dan warehouse barang Pemilu bila pada waktunya ditugaskan. Ini merupakan bagian dari penguatan portofolio bisnis logistik yang ke depan akan dikuatkan Pos Indonesia.